Jum`at, 11 Mei 2018 14:25:13 - Posting by SMPN 111 Jakarta - 7201 views

Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berlangsung semarak sekaligus khidmat. Upacara peringatan Hardiknas 2018 yang dilaksanakan di kantor Kemendikbud, Jakarta pada Rabu pagi, (2/5), diikuti oleh pejabat dan pegawai di lingkungan Kemendikbud, perwakilan guru, Pramuka, Palang Merah Remaja (PMR) dan siswa peserta Kawah Kepemimpinan Pelajar (KKP) dari 34 provinsi.

Sesuai tradisi Kemendikbud dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional, pada tahun ini para peserta upacara mengenakan pakaian adat dari berbagai provinsi di Indonesia. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, (Mendikbud) Muhadjir Effendy, seperti peserta upacara lainnya, mengenakan pakaian adat. Ia mengenakan pakaian adat Riau bernuansa hijau dengan songket berwarna oranye.

Semarak peringatan Hardiknas terasa saat defile mulai bergerak menuju lapangan upacara dengan menampilkan berbagai kesenian daerah, seperti pencak silat, Reog Ponorogo, dan tari-tarian khas daerah. Dalam arahan singkatnya, Mendikbud berpesan agar menjadikan Hari Pendidikan Nasional sebagai momentum untuk merenungkan hubungan erat antara pendidikan dan kebudayaan, sebagaimana tercermin dalam ajaran, pemikiran, dan praktik pendidikan yang dilakukan Ki Hadjar Dewantara.

"Peringatan Hari Pendidikan Nasional kali ini juga kita jadikan momentum untuk melakukan muhasabah, mesu budi, atau refleksi terhadap usaha-usaha yang telah kita perjuangkan di bidang pendidikan” kata Muhadjir.

Dalam upacara peringatan Hardiknas, Mendikbud juga menyematkan Satya Lencana Karya Satya bagi 248 pegawai negeri Kemendikbud. Satya Lencana Karya Satya adalah tanda penghargaan yang diberikan kepada pegawai negeri sipil yang telah berbakti selama 10, 20 dan 30 tahun lebih secara terus menerus dengan menunjukkan kecakapan, kedisiplinan, kesetian dan pengabdian sehingga dapat dijadikan teladan bagi setiap pegawai lainnya.

Sumber : Kemendikbud.go.id

Tags #