Hindari Penyebab "Ngompol" AnaK
KOMPAS.com — Ngompol merupakan salah satu
hal yang sering terjadi pada anak-anak. Alangkah baiknya jika kita
mengetahui apa yang harus dihindari agar mereka terhindar dari
mengompol pada malam hari saat tidur. Semoga pemaparan berikut ini
dapat membantu Anda.
Pernah dengar bahwa makanan pedas bisa
menyebabkan anak Anda mengompol? Sayang sekali itu hanyalah mitos.
Penelitian para ahli tidak menemukan adanya kaitan antara makanan pedas
dan anak yang mengompol pada saat tidur.
Salah satu mitos yang
paling populer juga adalah makan jeruk, lemon, dan keluarganya bisa
menyebabkan anak Anda mengompol saat tidur. Sebenarnya, tidak ada yang
salah dengan kedua makanan di atas. Yang justru harus dihindari supaya
anak Anda tidak mengompol adalah makanan yang berupa susu, mentega, dan
produk lainnya yang berasal dari susu. Makanan yang mengandung bahan
pewarna buatan juga sering kali menyebabkan anak mengompol nantinya.
Bagaimana
dengan makanan dan minuman yang mengandung kafein? Kafein pun akan
menyebabkan anak Anda ingin buang air kecil. Kenapa? Karena kafein
bersifat diuretik, yang bisa merangsang kandung kemih untuk memproduksi
lebih banyak urin.
Tahukah Anda bahwa kandungan kafein bukan
hanya pada kopi, tapi juga teh, cola, minuman penambah energi, dan
cokelat! Jadi, jangan berikan kepada anak Anda cokelat pada malam hari.
Ini berlaku untuk minuman cokelat hangat, kue cokelat, brownies, dan
bentuk cokelat lainnya. Hal ini bukan berarti mereka tidak boleh
memakan cokelat, tentu boleh, hanya sebaiknya konsumsi pada siang hari
dan jangan sebelum tidur.
Dan tentu saja Anda sering mendengar
bahwa meminum banyak air akan menyebabkan anak menjadi mengompol, ini
benar. Sebaiknya batasi konsumsi air sebelum tidur, selain menjaga
supaya mereka tidak terbangun untuk buang air kecil pada malam hari dan
juga menambah waktu pengisian kandung kemih sehingga saat mereka bangun
mereka akan terbiasa berkemih. Konsumsi air ini bukan hanya air minum,
tapi juga buah, sayur, yogurt, sup, dan makanan lain yang mengandung
banyak air.
dr Intan Airlina Febiliawanti
Sumber : Kompas.com




